Lantas bagaimana sih cara menuliskan CV yang efektif dan baik, berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk membuat CV yang efektif:
1. Informasi Pribadi yang Jelas dan Ringkas
Tak kenal maka tak sayang, pepatah legendaris ini juga berlaku dalam pembuatan CV. Seorang rekruter tidak bisa memulai screening calon pekerja apabila mereka tidak mendapatkan informasi awal berupa identitas yang jelas di dalam CV tersebut. Oleh karena itu penting bagi kalian untuk menuliskan informasi pribadi yang jelas dan ringkas pada bagian awal CV.
- Nama Lengkap: Tulis nama lengkap kalian dengan jelas.
- Informasi Kontak: Sertakan nomor telepon, alamat email profesional, dan tautan ke profil LinkedIn (jika ada). Pastikan alamat email kalian profesional (misalnya, nama.kalian@email.com).
- Alamat (Opsional): kalian bisa mencantumkan alamat lengkap atau kota dan provinsi saja.
2. Ringkasan Profesional (Kolom About Me)
Ringkasan profesional adalah paragraf singkat yang merangkum pengalaman kerja, keterampilan atau kemampuan yang dimiliki, serta tujuan karier kalian. Fokus pada pencapaian dan nilai tambah yang bisa kalian berikan kepada perusahaan. Sesuaikan ringkasan ini dengan posisi yang kalian lamar. Cantumkan beberapa skill yang relevan dengan posisi yang akan dilamar.Berikut beberapa contoh ringkasan yang bisa diikuti:
"Profesional pemasaran digital dengan pengalaman 5 tahun dalam mengembangkan strategi kampanye yang sukses. Memiliki keahlian dalam SEO, SEM, dan analisis data. Berorientasi pada hasil dan bersemangat untuk berkontribusi pada pertumbuhan perusahaan."
“Berpengalaman di bidang inspeksi perpipaan minyak dan gas selama 7 tahun, menguasai teknik dan tersertifikasi dalam bidang NDT maupun DT, mampun bekerja di bawah tekanan dan detail terhadap masalah yang sedang dikerjakan.”
3. Pengalaman Kerja yang Relevan
Pengalaman kerja yang relevan akan membantu rekruter menilai bahwa kalian sudah memiliki kemampuan dalam bidang tersebut, sehingga rekruter akan lebih mudah nantinya dalam mendevelop kalian supaya cepat match, mudah bersinergi dan berkontribusi pada posisi yang sedang dicari.
- Urutkan pengalaman kerja kalian dari yang terbaru hingga yang terlama (kronologis terbalik).
- Sertakan nama perusahaan, jabatan, dan tanggal bekerja.
- Gunakan poin-poin (bullet points) untuk menjelaskan tanggung jawab dan pencapaian kalian.
- Gunakan kata kerja tindakan (action verbs) untuk menunjukkan kontribusi kalian (misalnya, "mengembangkan," "mengelola," "menganalisis").
- Tuliskan hasil pencapaian kalian dengan angka-angka dan data jika memungkinkan.
Contoh:
- Manajer Pemasaran Digital, PT. Maju Jaya (2020-Sekarang)
- Mengembangkan dan melaksanakan strategi pemasaran digital yang meningkatkan lalu lintas situs web sebesar 30%.
- Mengelola anggaran iklan sebesar Rp.100 juta per bulan dan mencapai ROI 20%
- Menganalisis data kampanye dan memberikan laporan kinerja bulanan.
4. Latar Belakang Pendidikan
Seringkali rekruter juga akan melihat background pendidikan dari calon pekerja untuk melihat relevansi antara skill/kemampuan dengan jobdesc yang akan dituju.
- Sertakan nama institusi, gelar, dan tanggal kelulusan.
- Jika kalian baru lulus (fresh graduate), cantumkan pula IPK (jika tinggi) dan mata kuliah yang relevan dengan posisi yang akan dilamar.
- Jika kalian memiliki sertifikasi atau pelatihan tambahan, sertakan juga yang memiliki relevansi dengan posisi yang dituju.
5. Keterampilan (Skills)
- Sertakan keterampilan teknis dan non-teknis yang relevan dengan posisi yang kalian lamar.
- Kelompokkan keterampilan kalian ke dalam kategori (misalnya, keterampilan teknis, keterampilan bahasa, keterampilan perangkat lunak).
- Sesuaikan keterampilan yang kalian cantumkan dengan persyaratan pekerjaan.
Contoh:
- Keterampilan Teknis: SEO, SEM, Google Analytics, Adobe Photoshop, Microsoft Excel.
- Keterampilan Bahasa: Bahasa Inggris (aktif), Bahasa Indonesia (aktif)
- Keterampilan Non-Teknis: Komunikasi, kepemimpinan, pemecahan masalah, manajemen waktu, fast learner.
Baca juga artikel mengenai Menuliskan Skill Fast Learner dalam CV
6. Informasi Tambahan (Opsional)
- Kalian bisa mencantumkan informasi tambahan seperti kegiatan volunteering, penghargaan, atau minat yang relevan dengan pekerjaan
- Untuk kalian yang masih fresh graduate, tampilkan pengalaman berorganisasi selama berkuliah.
- Jangan mencantumkan informasi yang tidak relevan dan tidak bisa dibuktikan kebenarannya.
7. Tips Tambahan
- Gunakan Format yang Bersih dan Profesional: Pilih font yang mudah dibaca (misalnya, Arial, Calibri, Times New Roman) dan gunakan ukuran font yang konsisten.
- Periksa Tata Bahasa dan Ejaan: Pastikan CV kalian bebas dari kesalahan tata bahasa dan ejaan. Kalian juga bisa meminta teman untuk meninjau secara singkat bagaimana tampaknya CV kalian.
- Sesuaikan CV kalian dengan Setiap Lamaran: Sesuaikan CV kalian dengan persyaratan pekerjaan yang kalian lamar. Sorot keterampilan dan pengalaman yang paling relevan
- Gunakan Kata Kunci (Keywords): Gunakan kata kunci yang relevan dengan industri dan posisi yang kalian lamar. Ini akan membantu CV kalian lolos dari sistem pelacakan pelamar (ATS).
- Panjang CV: Usahakan CV kalian tidak lebih dari dua halaman. Mampatkan informasi yang penting dalam CV kalian. Untuk kalian yang masih fresh graduate, satu halaman saja sudah cukup.
- Gunakan PDF: Simpan CV kalian dalam format PDF untuk menjaga formatnya tetap konsisten.
Posting Komentar